WORKSHOP
Industri Beton Pracetak dan Prategang sebagai Rantai Pasok Jasa Konstruksi dengan Industri yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan dengan Prinsip Industri Hijau
Kamis, 3 Juli 2025 Ruang Garuda Main Hall Lantai 2 – ICE BSD
Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (Asosiasi AP3I) adalah asosiasi rantai pasok jasa konstruksi yang telah banyak berperan dalam mendukung proyek infrastruktur serta bangunan gedung dan perumahan di Indonesia. Pada pertengahan tahun 2025, kapasitas produksi Anggota Asosasi AP3I tercatat sebanyak 27,4 juta ton dari 70 pabrik yang tersebar di Indonesia. Kapasitas ini cenderung turun sejak tahun 2020 akibat pandemi covid 19, dimana pada tahun 2019 kapasitas produksi Anggota Asosasi AP3I tercatat sebanyak 38 juta ton. Hal ini tentunya menjadi tantangan serta memerlukan strategi untuk meningkatkan daya saing industri. Upaya-upaya yang telah dilakukan Asosasi AP3I adalah dengan menyampaikan usulan rekomendasi kebijakan khususnya kepada para pemangku kepentingan, menerapkan prinsip industri hijau, penggunaan teknologi dan inovasi serta produk unggulan yang memiliki standard.
Pada kesempatan kali ini Asosiasi AP3I menyelenggarakan Workshop bertema :
Industri Beton Pracetak dan Prategang sebagai
Rantai Pasok Jasa Konstruksi dengan Industri yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan dengan Prinsip Industri Hijau
Maksud dilaksanakan kegiatan ini untuk :
1. Menyampaikan kesiapan industri beton pracetak dan prategang sebagai rantai pasok jasa konstruksi untuk mendukung program pembanguan pemerintah di indonesia dengan produk unggulan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan prinsip industri hijau.
2. Mendapatkan informasi Rencana Proyek Strategis Nasional Kementerian terkait khususnya Proyek Giant Sea Wall.
3. Menyampaikan produk-produk unggulan beton pracetak dan prategang mutu tinggi, berbagi pengalaman penggunaan teknologi terbaik, serta inovasi industri sebagai bentuk kesiapan industri beton pracetak dan prategang.
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk :
1. Mendapatkan arahan untuk industri beton pracetak dan prategang sebagai rantai pasok jasa konstruksi untuk mendukung program pembanguan pemerintah di indonesia dengan produk unggulan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan prinsip industri hijau.
2. Mendapatkan saran dan masukan supaya industri beton pracetak dan prategang terus berperan aktif dalam pembangunan nasional, dan mampu meningkatkan daya saing industri.
3. Kolaborasi antara pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk industri dan proyek konstruksi di Indonesia. Serta sharing informasi proyek, baik PSN, dan proyek yang dalam perencanaan kedepan.
4. Mengenalkan produk dan teknologi industri beton pracetak dan prategang serta mendorong penggunaan dan pengembangan beton pracetak dan prategang di Indonesia dalam Pameran.
Kegiatan ini dibagi menjadi 3 sesi dengan topik yang sedang hangat dibicarakan :
1. Industri beton pracetak dan prategang dengan prinsip industri hijau.
Dimana saat ini status Rancangan SIH Industri Beton Pracetak sedang mengantri untuk disahkan oleh Menteri Perindustrian.
2. Proyek Strategis Nasional Giant Sea Wall.
Sebagaimana yang kita ketahui, Presiden Prabowo Subianto menetapkan proyek Giant Sea Wall sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.
3. Penerapan produk beton pracetak dan prategang mutu tinggi.
Teknologi beton yang terus berkembang tidak terlepas beton pracetak yang menggunakan prategang, hal ini bertujuan menambah efisiensi baik biaya dan waktu sekaligus menambah keandalan beton kinerja struktur beton.
NARASUMBER dan MATERI SESI 1
Industri beton pracetak dan prategang dengan prinsip industri hijau
1. Ir. Putu Nadi Astuti, S.T., M.Si.
Direktur Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam, Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil, Kementerian Perindustrian sebagai Pembina Asosiasi AP3I dengan maksud mendapatkan pengarahan untuk SIH, SNI Wajib, SNI Produk Beton Pracetak, TKDN, SIINAS serta bimbingan dalam mendukung program pemerintah.
2. Astika Andhini, S.Si., M.SE.
Pembina Industri Ahli Madya, Direktorat Pusat Industri Hijau, Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri, Kementerian Perindustrian dengan maksud mendapatkan pengarahan untuk SIH Beton Pracetak serta arah kebijakan dan dukungan pemerintah dalam mendorong transformasi industri beton pracetak menuju industri hijau pasca penghargaan industri hijau.
3. M. Rusman Noertika, ST., MM.
Tim Perumus SIH Beton Pracetak Asosiasi AP3I dari PT Waskita Beton Precast Tbk. untuk menyampaikan sosialisasi Persyaratan Teknis dan Penjelasan untuk Aspek
Bahan Baku dan Bahan Penolong dalam Rancangan Standar Industri Hijau untuk Industri Beton Pracetak.
4. Jati Pambudi, ST., M.Pd.
OperationsManager Product Certification, Lembaga Sertifikasi PT TUV NORD Indonesia. Paparan yang disampaikan terkait Initial assessment dan audit industri hijau serta Fasilitas dan keuntungan yang ditawarkan untuk Anggota Asosiasi AP3I dimana Asosiasi AP3I telah menjalin kerjasama untuk Sertifikasi SIH Industri Beton Pracetak. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT TUV NORD Indonesia yang diwakili oleh Bapak GDE BAYU WICAKSANA selaku Direktur dengan Asosiasi AP3I yang diwakili oleh Ibu ELVI FADILAH selaku Ketua Umum dilaksanakan sesaat setelah Sesi 1 Workshop selesai.
Hal ini diupayakan oleh Pengurus Asosiasi AP3I sebagai bukti keseriusan dalam penerapan SIH Industri Beton Pracetak oleh Anggota Asosiasi AP3I.
NARASUMBER dan MATERI SESI 2
Proyek Strategis Nasional Giant Sea Wall
1. Andi Yulianti Ramli, ST. MSc. MPhil. PhD
Plt. Asdep. Infrastruktur Dasar Strategis, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, dengan maksud mendapatkan informasi Rencana Implementasi Proyek Strategis Nasional Giant Sea Wall serta Komposisi Peran Pemerintah dan Swasta.
2. Marasi Deon Joubert, ST., MPSDA
Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Sungai dan Pantai, Direktorat Sungai dan Pantai, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dengan maksud mendapatkan informasi PSN Giant Sea Wall, Kebijakan, Strategi, Program dan Anggaran Pemerintah Pusat serta Proses pengadaan produk beton pracetak pada proyek Giant Sea Wall.
3. Dr. Ir. Hari Nugraha Nurjaman, MT.
Praktisi Beton Pracetak sekaligus Dewan Pengawas Asosiasi AP3I. Materi paparan adalah Road Map Sistem Beton Pracetak dan Prategang untuk Giant Sea Wall, Usulan prototipe Beton Pracetak dan Prategang untuk Giant Sea Wall, serta Studi kasus pelaksanaan Giant Sea Wall.
NARASUMBER dan MATERI SESI 3
Penerapan produk beton pracetak dan prategang mutu tinggi
1. Ir. Gambiro, MT.
Bidang Teknologi Asosiasi AP3I, Tim Penyusun Rancangan SNI Asosiasi AP3I.
Beton Kinerja Ultra Tinggi (Ultra High Performance Concrete) : Teori dan Aplikasi pada Konstruksi Beton Pracetak.
2. Purnomo
PT Waskita Beton Precast Tbk.
Tiang Pancang Bulat Berongga Long Span Diameter 1,2 meter : Produksi Hingga Aplikasi Infrastruktur.
3. Bennito Binno Christiawan, ST, MSc.
PT OVM Prestressing Technology Indonesia
Sistem Prestressing pada Beton Kinerja Ultra Tinggi.
Workshop ini merupakan kesempatan yang baik untuk berdiskusi dan bertukar pikiran antara pelaku industri, SDM dan pemangku kepentingan yang terkait beton pracetak dan prategang. Diharapkan ada kolaborasi yang baik antara pelaku industri dan pemangku kepentingan. Diharapkan pula pelaku industri dan SDM mampu meningkatkan daya saing dan kinerja, mengurangi dampak negatif, dan berkontribusi secara positif terhadap pembangunan berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya praktik berkelanjutan dalam industri beton pracetak dan prategang, sehingga diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam pola pikir dan tindakannya.
Kegiatan ini merupakan program PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Asosiasi AP3I sebagai asosiasi terkait rantai pasok konstruksi yang telah terakreditasi sejak tahun 2020. Kegiatan ini diselenggarakan pada KAMIS tanggal 3 Juli 2025. Dilaksanakan secara hybrid dengan daring melalui zoom dan luring di Ruang Garuda Main Hall Lantai 2 Indonesia Convention Exhibition (ICE)
BSD Tangerang Banten serta streeming youtube @ap3ipusat. Peserta workshop berasal dari Anggota Asosiasi AP3I, Asosiasi terkait, Pemerintah terkait, Perguruan Tinggi, Konsultan, Industri Beton Pracetak dan Prategang, Swasta, Investor, Pengembang dan undangan terkait lainnya.
Selain pemaparan dalam Workshop, Anggota Asosiasi AP3I berkolaborasi menampilkan informasi produk-produk unggulan beton pracetak dan prategang dalam pameran IndoBuildThech Expo 2025 Sesi 1 yang diselenggarakan Rabu – Minggu tanggal 2 – 6 Juli 2025 di Hall ASS. Nusantara Lantai Dasar Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang Banten.