AP3I Indonesia

INDONESIA BETON INNOVATION FORUM

INDONESIA BETON INNOVATION FORUM “PENDEKATAN INOVATIF DALAM MANUFAKTUR BETON PRACETAK DAN
PRATEGANG UNTUK PRODUKSI YANG OPTIMAL DAN EFISIEN”

Indonesia Emas 2045 menjadi cita-cita Indonesia yang saat ini sedang diperjuangkan untuk dicapai. Cita-cita ini mengandung semangat Indonesia yang ingin mewujudkan Indonesia maju dan mampu berdaya saing. Presiden Joko Widodo dalam Peluncuran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang berlangsung di Djakarta Theater menyatakan bahwa Indonesia sangat membutuhkan strategi yang cerdas dalam meraih Indonesia Emas 2045. Selaras dengan fokus pembangunan Indonesia, pemerintah terus menggencarkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan karena selain mempercepat tercapainya Indonesia Emas 2045, juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, menjadi peluang terciptanya lapangan pekerjaan yang memadai, serta mendukung pembangunan yang merata di seluruh daerah. Industri beton pracetak dan prategang adalah jenis konstruksi berbasis industri manufaktur yang mempunyai kelebihan dalam aspek mutu yang terjaga, waktu pelaksanaan yang cepat, bahan baku terdapat di Indonesia, dan memenuhi konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development/green construction). Hal ini sejalan dengan prinsip industri hijau yang terus dipacu Kementerian Perindustrian yang bertujuan meningkatkan efisiensi sistem produksi dan mendukung implementasi ekonomi sirkular dan praktik terbaik, baik dalam manajemen perusahaan maupun pemilihan teknologi. Kementerian Perindustrian terus mendorong optimalisasi daya saing seluruh sektor manufaktur di Indonesia melalui penerapan proses produksi yang ramah lingkungan, dan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. 

Kapasitas produksi Anggota AP3I di akhir tahun 2023 tercatat sebesar 26,5 juta ton dari 68 pabrik yang tersebar diseluruh Indonesia. Kebutuhan beton pracetak untuk pembangunan infrastruktur sesuai RPJMN 2020-2024 diperkirakan sebesar 132,12 juta ton, sedangkan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) diperkirakan sebesar 27,52 juta ton. Hal ini kiranya menjadi penyemangat bagi Anggota AP3I untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Dalam menjalankan suatu usaha diperlukan efisiensi dan efektifitas untuk menunjang produktivitas, hal tersebut berlaku tidak terkecuali pada sektor industri beton pracetak dan prategang di Indonesia. Dengan demikian, teknologi dan inovasi diperlukan untuk alasan menunjang kebutuhan tersebut.

Pada kesempatan kali ini Asosiasi AP3I menjalin kerjasama dengan RATEC Pte Ltd menyelenggarakan Indonesia Beton Innovation Forum dengan tema “Pendekatan Inovatif dalam Manufaktur Beton Pracetak dan Prategang untuk Produksi yang Optimal dan Efisien”. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid pada Selasa 12 Desember 2023 di Gondola Resto & Lounge Kebayoran Baru Jakarta Selatan, dengan peserta dari Pengurus dan Anggota Asosiasi AP3I, Industri Beton Pracetak & Prategang, Kontraktor, Konsultan, Perguruan Tinggi dan undangan terkait.

Forum diskusi ini akan focus pada inovasi dalam produksi beton pracetak dan prategang untuk memenuhi persyaratan dan standard pengembangan di masa depan. 

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk :
1. Berbagi pandangan tentang proyek-proyek infrastruktur prioritas tahun 2024 di Indonesia.
2. Memperoleh gambaran umum kapasitas dan target produksi beton practak dan prategang Anggota Asosiasi AP3I.
3. Berbagi teknologi dan inovasi dalam produksi beton practak dan prategang dengan hasil yang optimal dan efisien.
4. Menjajaki carbon trade sebagai prakarsa dari produsen beton practak dan prategang dalam mendukung upaya pemerintah menuju Net Zero Carbon di tahun 2060.
5. Memperkenalkan produk industri beton pracetak dan prategang Anggota Asosiasi AP3I serta mendorong penggunaan dan pengembangan beton pracetak dan prategang di Indonesia.

Narasumber dan Materi

DR. Ir. Syarif Burhanuddin,M.Eng, IPU
LPJK Kementerian PUPR
Fokus 2024 – Pengembangan Sumberdaya bagi Pengembangan Infrastruktur Prioritas yang Berkelanjutan di Indonesia.

Ir. Elvi Fadilah, MBA
Ketua Umum Asosiasi AP3I
Gambaran Umum Kapasitas dan Target Produksi Beton Pracetak dan Prategang di Indonesia

 Raymond Chan – Director RATEC Asia Pte Ltd
DfMA in Concrete Precast and Modular Production,

Falchetti Gabriele – VP Business Development MCT Italy S.r.l
Concrete Technology – Engineering: Extreme Projects Call for Extreme Expertise

Ir. Dudung Maulana T.
Sekretaris Jenderal Asosiasi AP3I
Carbon Trade sebagai Prakarsa dari Produsen Beton Pracetak & Prategang dalam Mendukung Upaya Pemerintah Menuju Net Zero Carbon di 2060

Materi Forum

Highlight

Dokumentasi

BIMBINGAN TEKNIS SNI Nomor 9156:2023 “Spesifikasi Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang” dan SNI Nomor 9157:2023 “Spesifikasi Turap Beton Prategang Bergelombang untuk Sistem Penahan Tanah”

BIMBINGAN TEKNIS SNI Nomor 9156:2023 “Spesifikasi Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang” dan SNI Nomor 9157:2023 “Spesifikasi Turap Beton Prategang Bergelombang untuk Sistem Penahan Tanah”

Standar Nasional Indonesia (SNI) nomor 9156:2023 “Spesifikasi Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang” dan SNI nomor 9157:2023 “Spesifikasi Turap Beton Prategang Bergelombang untuk Sistem Penahan Tanah” telah ditetapkan oleh Kepala Badan Standardisasi Nasional pada tanggal 10 Mei 2023 dan 04 April 2023 menjadi SNI.

Standar ini dirumuskan dengan tujuan penyeragaman spesifikasi dan kualitas produk bagi seluruh pelaku usaha beton pracetak guna mewujudkan persaingan yang sehat, memberikan perlindungan kepada pengguna/pemilik proyek bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan teknis, dan memudahkan pengguna untuk pemilihan produk yang tepat sesuai kebutuhan.

Guna mensosialisaikan serta meningkatkan pemahaman kedua SNI ini, Asosiasi AP3I bermaksud menyelenggarakan Bimbingan Teknis yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari secara hybrid pada hari Rabu – Jum’at tanggal 29 November – 01 Desember 2023. Peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara online dalam webinar dan offline yang akan diselenggarakan atas Kerjasama Asosiasi AP3I dengan Pameran IndoBuildTech Expo B2B di Seminar Room 1 – Hall D2 JIExpo Kemayoran.

Tujuan Kegiatan:

Kegiatan Bimbingan Teknis ini diharapkan dapat mencapai tujuan berikut:

  1. Implementasi Standar Berkualitas Tinggi: Menjamin bahwa peserta mampu mengaplikasikan SNI Nomor 9156:2023 “Spesifikasi Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang” dan SNI Nomor 9157:2023 “Spesifikasi Turap Beton Prategang Bergelombang untuk Sistem Penahan Tanah” dengan tingkat kualitas yang tinggi dalam berbagai proyek di industri.
  2. Pemahaman Mendalam dan Akurat: Menghasilkan pemahaman yang lebih dalam dan akurat pada peserta tentang detail-detail kritis dari “Spesifikasi Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang” dan “Spesifikasi Turap Beton Prategang Bergelombang untuk Sistem Penahan Tanah” guna memastikan implementasi yang sesuai.

Materi

  • Penjelasan SNI 9156:2023 Spesifikasi Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang dan SNI 9157:2023 Spesifikasi Turap Beton Prategang Bergelombang untuk Sistem Penahan Tanah.
  • Implementasi Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang pada Bangunan Tahan Gempa.
  • Perancangan Tiang Pancang Lateral, Desain dan Studi Kasusnya.
  • Perancangan Sambungan Tiang Pancang dengan Pilecap dan Studi Kasusnya.
  • Struktur Tiang Pancang sebagai Slab on Pile dan Studi Kasusnya.
  • Perencanaan Daya Dukung Tiang Pancang.
  • Uji Beban Tiang Pancang di Lapangan.
  • Metode Pelaksanaan Penyambungan, Pemancangan dan Perbaikan Tiang Pancang
  • Metode Pelaksanaan Pemancangan Turap Beton Prategang Bergelombang.
  • Metode Pengujian Tiang Pancang dan Turap Beton Prategang Bergelombang.
  • Proses Produksi dan Perbaikan Tiang Pancang Penampang Bulat Berongga Prategang dan Turap Beton Bergelombang
  • Durabilitas Tiang Pancang & Turap Beton Prategang Bergelombang.
  • Sistem Konstruksi Turap Beton sebagai Dinding Penahan Tanah.
  • Sharing Experience :
          Pemancangan Tiang Pancang di Laut.
          Pemancangan Tiang Pancang Diameter Besar Tanpa Sambungan.
    –   Teknologi Trimble Groundworks untuk Tiang Pancang
 

Dokumentasi Kegiatan

Seminar Material Konstruksi Beton dan Sistem Pracetak

Seminar Material Konstruksi Beton dan Sistem Pracetak

Asosiasi AP3I merupakan asosiasi rantai pasok yang membentuk komunitas industri dan konstruksi beton pracetak dan prategang dengan memperkuat kerjasama industri hulu, menengah dan hilir. Guna lebih memperkenalkan Asosiasi AP3I dan Anggotanya serta peranannya dalam pembangunan, Asosiasi AP3I bermaksud menyelenggarakan Seminar Goes to Campus. Tujuan kegiatan ini dalam rangka vokasi dan edukasi khususnya kepada civitas akademika terkait perkembangan industri beton pracetak dan prategang. Acara ini menjadi platform penting bagi para mahasiswa, dosen dan pelaku bisnis untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Pada kesempatan kali ini AP3I menyelenggarakan Seminar Goes to Campus bekerjasama dengan PT Adhi Persada Beton (Anggota Asosiasi AP3I) dan didukung oleh LPJK dan Fakultas Teknik Universitas Indonesia dengan tema “Material Konstruksi Beton dan Sistem Pracetak”. Pembicara kegiatan ini merupakan para pakar dan ahli dari LPJK, Asosiasi AP3I dan PT Adhi Persada Beton. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu 22 November 2023 bertempat di Mochtar Riady Plaza Quantum (MRPQ) Lantai 4 Fakultas Teknik Universitas Indonesia – Depok, bersamaan dengan peringatan Hari Jadi PT Adhi Persada Beton yang ke-10. Peserta terdiri dari civitas akademika, dosen, mahasiswa S1-S2-S3, Anggota Asosiasi AP3I, pemerintahan serta undangan lainnya. 

Maksud dilaksanakan kegiatan ini untuk memperkenalkan Asosiasi AP3I dan Anggotanya serta peranannya dalam pembangunan khususnya kepada civitas akademika.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk : 

1. Vokasi dan edukasi khususnya kepada civitas akademika terkait perkembangan industri beton pracetak dan prategang.  

2. Mengenalkan produk industri beton pracetak dan prategang Anggota Asosiasi AP3I serta mendorong penggunaan dan pengembangan beton pracetak dan prategang di Indonesia.  

3. Melaksanakan kegiatan Forum Pengembangan Usaha Berkelanjutan (PUB) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). 

Materi Kegiatan Seminar Goes to Campus “Material Konstruksi Beton dan Sistem Pracetak” :

  • Pemilihan Sistem Struktur Atas Jembatan yang Effisien Dalam Biaya Capex dan Opex.
    Narasumber : Putu Martha Santana – Direktur Pemasaran & Engineering PT. Adhi Persada Beton.

Struktur atas jembatan adalah bagian jembatan yang menerima beban langsung baik dari lalu lintas kendaraan atau kereta, beban pejalan kaki, dan
bahkan beban mati untuk selanjutnya disalurkan ke struktur bawah jembatan. Struktur atas jembatan terdiri dari : gelagar-gelagar induk (Girder), struktur
tumpuan atau perletakan, struktur lantai jembatan, parapet, dll.
Gelagar atau Girder pada dasarnya merupakan sebuah balok yang berada diatas dua tumpuan
(dapat berupa kolom / pier atau abutment) dan berfungsi menahan beban vertikal pada suatu bentang jembatan. Kategori girder ini juga dibedakan 3 dari material utama yang digunakan yaitu Beton, Baja dan Kayu.

Beton pracetak adalah produk konstruksi yang dihasilkan dari pengecoran beton dalam cetakan yang dapat digunakan kembali yang
kemudian dirawat dilingkungan yang terkendali, diangkut ke lokasi konstruksi & diangkat ke tempatnya. Dengan memproduksi beton pracetak di lingkungan yang terkendali (biasanya disebut sebagai pabrik pracetak), beton pracetak akan dirawat dengan lebih baik dan diawasi secara ketat produksinya. Menggunakan sistem beton pracetak menawarkan banyak keuntungan potensial dibandingkan pengecoran di tempat. Pekerjaan konstruksi beton pracetak dapat dilakukan terlebih dahulu dan diproduksi di permukaan kemudian baru di erection sehingga meniadakan penggunaan perancah atau shoring, sehingga memberikan keuntungan pada kecepatan, kebutuhan sumber daya dan juga yang membantu keselamatan di proyek.

Bahwa dalam memilih tipe struktur atas / girder harus secara total keseluruhan konstruksi yang
ada, tidak bisa hanya membandingkan girdernya saja melainkan dari struktur atas sampai
dengan struktur bawah. Namun perlu juga diperhatikan sampai dengan biaya pemeliharaan dari struktur atas yang di pilih ada sehingga tidak lupa bahwa biaya Opex konstruksi yang ada perlu
dicadangkan, salah satu contoh pemeliharaan girder pracetak.

  • Keandalan Beton untuk Pembangunan Berkelanjutan dengan Memperhatikan Lingkungan
    Narasumber : Ir. Dudung Maulana Textianto – Qc Expert PT. Adhi Persada Beton – Sekretaris Jenderal Asosiasi AP3I

Keandalan (Durabilitas) dan keberlanjutan pada Beton Readymix dan Precast adalah faktor-faktor penting yang harus diperhatikan dalam desain dan pelaksanaan proyek konstruksi yang berkelanjutan.

Beberapa pertimbangan terkait durabilitas dan keberlanjutan pada Beton :
SNI 6880 – 2016
1. Bahan Baku – Kadar material sementisius harus
memadai untuk beton dalam memenuhi persyaratan kekuatan yang disyaratkan, w/cm, durabilitas, yang digunakan untuk lantai, kadar material sementisius tidak boleh kurang dari ukuran agregate maksimum nominal (mm) dan  Kadar material sementisius minimum (SNI 6880 – 2016)
2. Desain yang Tepat – Desain sesuai spesifikasi JBH 2020 “Mass Concrete”.
3. Evaluasi Dampak Lingkungan – Evaluasi dampak Lingkungan dengan trial mockup Benda Uji.
4. Green Precast – Pertimbangkan menggunakan
teknologi “green precast” untuk meminimalkan limbah dan emisi karbon selama produksi beton 
5. Sertifikasi dan Standar – Pastikan bahwa tiang pancang
dan semua komponen yang digunakan mematuhi standar dan sertifikasi lingkungan yang berlaku.

  • Keandalan Konstruksi Bangunan Berbasis Digital
    Narasumber : Prof. Dr. Manlian Ronald. A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min., IPU., ASEAN Eng

Seminar Goes to Campus “Material Konstruksi Beton dan Sistem Pracetak”  diselenggarakan pada :

Hari                          :    Rabu
Tanggal mulai        :    22 November 2023
Tanggal berakhir   :    22 November 2023
Waktu                     :    08.30 – 13.00 WIB
Tempat hybrid       :   
1. Luring : Mochtar Riady Plaza Quantum (MRPQ) Lantai 4, Fakultas Teknik Universitas Indonesia – Jl. Prof. DR. Ir. R. Roosseno, Kukusan, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16425

2. Daring               :         Webinar

Materi Kegiatan dapat diunduh pada link berikut :
Materi Seminar Goes to Campus “Material Konstruksi Beton dan Sistem Pracetak”

Dokumentasi Seminar Goes to Campus "Material Konstruksi Beton dan Sistem Pracetak"

WORKSHOP “Transformasi Teknologi 4.0 di Sektor Konstruksi dalam Pembangunan Nasional”

WORKSHOP “Transformasi Teknologi 4.0 di Sektor Konstruksi dalam Pembangunan Nasional”

Pada kesempatan kali ini Asosiasi AP3I menjalin kerjasama dengan PT Widya Inovasi Indonesia (Widya Robotics) menyelenggarakan WORKSHOP “Transformasi Teknologi 4.0 di Sektor Konstruksi dalam Pembangunan Nasional”. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid pada 03 November 2023 dalam Pameran Konstruksi Indonesia 2023 di JIExpo Kemayoran, dengan peserta dari Anggota Asosiasi AP3I, Industri Beton Pracetak & Prategang, Kontraktor, Konsultan, Perguruan Tinggi dan undangan terkait.

Workshop ini bertujuan memperkenalkan teknologi 4.0 terbaru untuk mendukung produktivitas sektor konstruksi di Indonesia, serta dengan harapan para pelaku industri yang hadir dalam pameran Konstruksi Indonesia 2023 dapat mengetahui pentingnya teknologi berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui sektor konstruksi.

Untuk memperkenalkan produk industri beton pracetak dan prategang Anggota Asosiasi AP3I serta mendorong penggunaan dan pengembangan beton pracetak dan prategang di Indonesia, Asosiasi AP3I juga tampil dalam Booth Pameran Asosiasi AP3I Tahun 2023 dengan tema “Industri Beton Pracetak dan Prategang dalam Pembangunan Nasional”.

Maksud dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan informasi terkini dibidang Transformasi Teknologi 4.0 terbaru untuk mendukung produktivitas sektor konstruksi di Indonesia.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk :

1. Memperkenalkan teknologi 4.0 terbaru untuk mendukung produktivitas sektor konstruksi di Indonesia.

2. Memperkenalkan produk industri beton pracetak dan prategang Anggota Asosiasi AP3I serta mendorong penggunaan dan pengembangan beton pracetak dan prategang di Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi AP3I bekerjasama dengan PT Widya Inovasi Indonesia (Widya Robotics) dan didukung oleh Anggota Asosiasi AP3I dengan tema Workshop “Transformasi Teknologi 4.0 di Sektor Konstruksi dalam Pembangunan Nasional” serta Pameran Asosiasi AP3I Tahun 2023 dengan tema “Industri Beton Pracetak dan Prategang dalam Pembangunan Nasional”, dilaksanakan pada kegiatan Konstruksi Indonesia 2023.

Materi Kegiatan Workshop :

  • Implementasi IoT dan Chatbot WA untuk Pelaporan Real-Time Monitoring Raw Material dan Produksi Batching Plant dan Pabrik Precast PT Adhi Persada Beton.             
    Narasumber : Yudhistira Chandra Bayu – Manajer Pengembangan Sistem dan IT PT Adhi Persada Beton)

Pelaporan real-time menjadi hal yang esensial untuk pengambilan keputusan, dan, dengan melihat kebiasaan yang ada saat ini, pelaporan langsung ke mobile/HP merupakan hal yang memudahkan untuk semua level jabatan di organisasi. Menggunakan konsep IoT, PT Adhi Persada Beton mengkoneksikan sensor dari sistem truck scale dan batching plant yang awalnya ter-silo ke ERP, dengan komunikasi dua arah antar sistem dan real-time. Dari ERP kemudian dikembangkan menjadi dashboard komperhensif yang menunjukan level persediaan raw material dan produk yang terproduksi ataupun terkirim. Lebih lanjut, data ERP persediaan raw material dan produksi tersebut disambungkan ke WA dengan menggunakan API, Chatbot, dan WA Business, sehingga sistem akan melaporkan secara otomatis ke WA grup ataupun personal setiap harinya sesuai dengan jam yang sudah ditentukan dan di coding di sistem. Dengan adanya inovasi digital ini, maka personil pada WA grup ataupun personal yang menerima laporan ini tidak perlu lagi membuka web, dalam keadaan sibuk tetap bisa melihat laporan otomatis hanya dari WA dan dapat melakukan koordinasi dan pengambilan keputusan.

  • Teknologi Penghitung Volume dengan LiDAR dan Teknologi AI untuk QC Meterial di Sektor Konstruksi                             
    Narasumber : Aji Mahsa – PT Widya Inovasi Indonesia
Konstruksi memegang peranan penting dalam menunjang pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Pemerintah berusaha terus memberikan dorongan dan dukungan bagi para pengusaha di sektor konstruksi melalui berbagai aktivitas yang dinantikan mampu menjadi pintu yang membuka kesempatan usaha bagi pemangku kepentingan dalam bisnis konstruksi. Sebagai salah satu upaya yang dilakukan untuk merevolusi industri ini adalah dengan mengembangkan teknologi penunjang berbasis 4.0. Teknologi Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi dapat menjadi jawaban untuk permasalahan yang ada. Widya Robotics dalam workshop ini akan mengenalkan teknologi 4.0 dan bagaimana teknologi ini diterapkan di lapangan, mulai dari teknologi penghitung dengan LiDAR hingga teknologi AI yang digunakan untuk QC material.

Workshop diselenggarakan pada :

Tanggal mulai : 03 November 2023
Tanggal berakhir : 03 November 2023
Waktu : 09.00 – 11.30 WIB
Tempat hybrid :
1. LURING : Workshop Area – JIExpo Kemayoran
2. DARING : Webinar via Zoom

Materi Kegiatan dapat diunduh pada link berikut :
Materi Workshop AP3I – Widya Robotics 2023

Dokumentasi Kegiatan Workshop AP3I - Widya Robotics 2023

Worksop Implementasi Industri Hijau Anggota Asosiasi AP3I & Capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Beton Pracetak dan Prategang

Workshop Implementasi Industri Hijau Anggota Asosiasi AP3I & Capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Beton Pracetak dan Prategang

AP3I sebagai salah satu binaan Kementerian Perindustrian pada tanggal 1 September 2022 telah melakukan audiensi ke Pusat Industri Hijau Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri guna mendapatkan bimbingan dan arahan terkait penyusunan “Standard Industri Hijau Beton Pracetak dan Prategang”. Secara intensif selama 1 tahun anggota Asosiasi AP3I telah melakukan serangkaian rapat teknis untuk menyusun usulan rancangan dan melakukan workshop untuk mendapatkan saran dan masukan dari pihak terkait.   

Sehubungan dengan selesainya usulan rancangan “Standard Industri Hijau Beton Pracetak dan Prategang” yang disusun oleh Anggota Asosiasi AP3I serta untuk mempersiapkan industri beton pracetak dan prategang dalam menghadapi penilaian penghargaan industri hijau sebagai salah satu syarat sertifikasi, kami bermaksud menyelenggarakan kegiatan “Workshop Implementasi Industri Hijau Anggota Asosiasi AP3I”.  

Workshop ini bertujuan untuk membantu industri beton pracetak dan prategang dalam memahami persyaratan penilaian penghargaan industri hijau dan mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai pengakuan tersebut, sehingga setiap Anggota Asosiasi AP3I dapat memulai mempersiapkan unit produksinya masuk dalam kriteria penerimaan penghargaan Industri Hijau. Dengan mengadakan workshop ini, diharapkan industri beton pracetak dan prategang dapat meningkatkan kinerja lingkungan mereka, mengurangi dampak negatif, dan berkontribusi secara positif terhadap pembangunan berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya praktik berkelanjutan dalam industri beton pracetak dan prategang, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam pola pikir dan tindakan di seluruh industri. 

Kapasitas produksi Anggota AP3I di awal tahun 2023 tercatat sebesar 26,5 juta ton dari 69 pabrik yang tersebar diseluruh Indonesia. Kebutuhan beton pracetak untuk pembangunan infrastruktur sesuai RPJMN 2020-2024 diperkirakan sebesar 132,12 juta ton, sedangkan untuk pembanguna Ibu Kota Negara (IKN) diperkirakan sebesar 27,52 juta ton. Hal ini kiranya menjadi penyemangat bagi Anggota AP3I untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional. 

Namun seringkali peran serta industri beton pracetak dan prategang dalam pembangunan nasional terkendala saat proses tender karena nilai capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang kurang dari nilai yang ditetapkan. Untuk itu, pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan kegiatan “Workshop Capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Beton Pracetak dan Prategang”.  

Workshop ini bertujuan untuk membantu Anggota Asosiasi AP3I memahami persyaratan penilaian dan konsultasi permasalahan terkait capaian TKDN bagi produk industri beton pracetak dan prategang dengan narasumber dari Kementerian Perindustrian. Dalam workshop ini Anggota Asosiasi AP3I akan melakukan pengisian mandiri nilai TKDN produk yang diproduksi dan diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini mampu mendapatkan nilai capaian TKDN yang maksimal.

 Materi yang ditelah dipaparkan narasumber dapat diunduh melalui link berikut : 
Materi Workshop Implementasi Industri Hijau Anggota Asosiasi AP3I & Capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Beton Pracetak dan Prategang

Workshop Asosiasi AP3I Tahun 2023 “Industri Beton Pracetak dan Prategang dalam Pembangunan Nasional”

Workshop Asosiasi AP3I Tahun 2023 “Industri Beton Pracetak dan Prategang dalam Pembangunan Nasional

Salah satu amanat UU No. 2/2017 tentang Jasa Konstruksi pada Pemerintah Pusat adalah mendorong pengembangan teknologi prioritas. Salah satu teknologi yang didorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat adalah teknologi industri beton pracetak dan prategang. Industri ini sejak mulai berdirinya di tahun 1970-an terus dibina oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sehingga telah menghasilkan berbagai inovasi, menjadi industri konstruksi yang lebih efisien dibanding sistem konvensional, dan saat ini menjadi tulang punggung negara dalam membangun berbagai fasilitas infrastruktur dan perumahan. Industri beton pracetak dan prategang adalah jenis konstruksi berbasis industri manufaktur yang mempunyai kelebihan dalam aspek mutu yang terjaga, waktu pelaksanaan yang cepat, bahan baku terdapat di Indonesia, dan memenuhi konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development/green construction). Hal ini sejalan dengan prinsip industri hijau yang terus dipacu Kementerian Perindustrian yang bertujuan meningkatkan efisiensi sistem produksi dan mendukung implementasi ekonomi sirkular dan praktik terbaik, baik dalam manajeme perusahaan maupun pemilihan teknologi. Kementerian Perindustrian terus mendorong optimalisasi daya saing seluruh sektor manufaktur di Indonesia melalui penerapan proses produksi yang ramah lingkungan, dan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan.

 

Asosiasi AP3I merupakan asosiasi rantai pasok yang membentuk komunitas industri dan konstruksi beton pracetak dan prategang dengan memperkuat kerjasama industri hulu, menengah dan hilir. Guna lebih memperkenalkan Asosiasi AP3I dan Anggotanya serta peranannya dalam pembangunan, pada kesempatan ini Asosiasi AP3I bermaksud menyelenggarakan serangkaian kegiatan. Serangkaian kegiatan AP3I tersebut adalah Pameran dan Workshop Asosiasi AP3I Tahun 2023 “Industri Beton Pracetak dan Prategang dalam Pembangunan Nasional”. Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 3 gelombang dengan waktu berbeda. Bertempat di ICE BSD City Tangerang Banten dan JIExpo Kemayoran DKI Jakarta pada bulan Juli, November dan Desembertahun 2023. Pameran dan Workshop pertama akan diselenggarakan pada 05 – 09 Juli 2023 di ICE BSD Tangerang Banten.Berikut ini adalah Materi Workshop AP3I 2023 yang telah dilaksanakan pada 06 Juli 2023 di ICE BSD City.


Unduh Materi Acara dan Dokumentasi Workshop AP3I 2023 – “Industri Beton Pracetak dan Prategang dalam Pembangunan Nasional”